Latest
Basic Design Yamaha 250cc akan Mencomot dari Yamaha R125 ?
Desain yamaha 250CC akan seperti ini…
Cycleworld.com, Market Motor di Indonesia sangat Diperhitungkan
Petang Ini, Jalur Sigar Bencah sudah Diperbaiki
Agar lebih jelas duduk permasalahannya, silahkan baca kronologinya pada artikel sebelum ini…
4 Korban Tewas dalam Satu Kejadian, Jalur Sigar Bencah Butuh Perhatian Lebih
Sayangnya untuk kasus ini, belum ada tindak lanjut dari dinas yang bersangkutan untuk melakukan perbaikan, padahal jumlah korban 2 kali lebih banyak dari sebelumnya.
Pulsar 200NS akan Memakai Logo Kawasaki ?
Salah satu alasan kenapa Pulsar kurang/enggan diterima di market Indonesia adalah nama BAJAJ yang aseli merk India. Memang, bagi keumuman konsumen roda dua di Indonesia, Sepertinya ada yang kurang dengan nama BAJAJ, apalagi nama tersebut lebih identik dengan moyangnya yang masih suka gentayangan di jalanan ibukota, BAJE 2/3 (2 tak, 3 roda. hehe…).
Hal ini kiranya dipahami betul oleh pihak BAJAJ, makanya untuk produk flagship BAJAJ, Pulsar 200NS, yang akan dijual melalui jaringan Kawasaki, rumornya tidak akan memakai logo BAJAJ tetapi Kawasaki. Tidak hanya itu saja, khusus untuk Pulsar 200NS yang akan di jual di Indonesia ini dikabarkan berbeda dengan Pulsar 200NS yang dijual di negara-negara lain, ada sedikit improvement dari pabrikan Kawasaki pada produk ini. Sayang, bagian mana saja yang di iimprove masih gelap informasinya.
Dengan beberapa update perubahan ini, pihak BAJAJ sepertinya cukup pede untuk melempar Pulsar 200NS ke pasar mid sport indonesia yang super duper panas. Buktinya mereka merencanakan akan memasarkan sekitar 12.000 unit Pulsar 200NS untuk tahap pertama (kepedean gak neh ?). So, benarkah rumor ini ? dan apakah Pulsar 200NS mampu merangsek ke pasar mid sport Indonesia ? kita tunggu saja….
Ustadz Jeffry Al Bukhori (Ustadz UJe) Meninggal di Atas Kawasaki ER-6N Ijo ?
TVC Pulsar 200NS, Tipikal BAJAJ
Bejeu, Hot Spot on The Bus
Buruknya Culture BAJAJ (BAI)
benar (di mana BAJAJ akan bersinergi dengan Kawasaki demi memantapkan penjualan
produk-produk mereka), semetinya ada masa tenggang untuk memaintain konsumen
lama. Semestinya ada masa transisi untuk mengalihkan perhatian para BAJAJ owner
dari dealer BAJAJ ke dealer Kawasaki. Ya… tidak main tutup dealer saja tanpa
ada pemberitahuan dan penjelasan.
segan-segan diantara mereka ada yang buru-buru melego tunggangannya dengan
harga yang fantastis (rendahnya) setelah mendengar akan lenyapnya BAJAJ dari
Indonesia. Hal ini tentu saja sangat merugikan konsumen BAJAJ secara materi. Belum
lagi kerugian psikis yang harus ditanggung. Disadari atau tidak apa yang
terjadi seakan-akan menggambarkan betapa bodohnya para BAJAJ owner yang mau
dikadalin oleh BAI. Ibarat korban mocin djilid 2. Agak mengada-ada memang tapi
it’s true… setidaknya itulah yang tersurat di ranah blogosphere akhir-akhir
ini.
culture BAJAJ (BAI). Dari yang oportunis (pinter/suka mengambil kesempatan
dalam kesempitan), egois (mementingkan diri sendiri), careless (gak pedulian) pragmatis
(mikirnya terlalu simple, gak mo mikir dua kali) sampai yang arogan (sombong). Silahkan
dijabarkan sendiri-sendiri.
- No products in the cart.



















