Jiaann… aseline ketinggalan update perkembangan riset mesin 5 silinder dengan konfigurasi radial engine oleh pakdhe Yusuf Adip Musthofa (cek profil beliau disini) dari the Real Psycho Engine Indonesia Semangat Putra Motor. Wong foto terakhir (yang saya comot dari fb pakdhe Yusuf) masih berupa rangkaian lima stang seher, lha kok tahu2 kemarin mak bedunduk rilis foto di beranda fb beliau sudah menjelma menjadi sebuah motor siap pancal. (more…)
Insiden pertama terjadi di race pembuka, Qatar. Ketika itu busa bagian depan melorot hingga menutupi mata Jorge Lorenzo. Alhasil poin yang didapat pun tidak maksimal. Sementara yang paling krusial adalah kejadian di seri Silverstone-Inggris Kemarin. Tampil gemilang di awal-awal lomba, bahkan memimpin hingga beberapa lap, performa Jorge Lorenzo perlahan-lahan menurun dikarenakan kaca helm yang berkabut. Ia pun harus rela finish di peringkat ke-4. Dengan hasil tersebut gap poin perebutan gelar juara dunia motoGP menjadi 12 poin dari peringkat pertama, Valentino Rossi. Padahal sebelum race peringkat Jorge Lorenzo masih lebih baik (pemimpin klasemen) ketimbang Valentino Rossi.
Kaca helm ngembun ? pelanggaraannn...
Patutkah helm yang disalahkan ? yup, saya sendiri berpendapat bahwa insiden helm memiliki andil signifikan dalam penurunan performa Jorge Lorenzo. Meskipun seorang Valentino Rossi berkomentar “just excuses, what’s a foggy visor”. Dimana-mana, vision atau penglihatan adalah hal yang utama. Coba diinget-inget, klo malem visor helm nya seringan di buka atau ditutup ? pasti lebih sering dibuka kan ? kenapa ? karena lebih nyaman untuk melihat, lebih alami. Sementara kalau pake visor, kenyamanan praktis berkurang karena silau atau membuat cahaya dari depan berpendar, sangat mengganggu. Apalagi ini balapan, tentunya pandangan harus dibuat nyaman dengan senyaman-nyamannya. Kalau sampai terhalanh busa atau kaca helm berkabut pasti akan menjadi bencana besar bagi si rider. Selain itu juga terkesan konyol dan tidak profesional.
Dalam kasus ini, yang paling dibuat ketar-ketir tentu saja HJC, sponsor utama helm bagi Jorge Lorenzo di motoGP. Bisa jadi musim depan bakal tidak dipakai lagi oleh Jorge Lorenzo. Sebuah kerugian terbesar tentunya bagi pabrikan. Mengingat dari sisi marketing, selain Valentino Rossi dan Marc Marquez, Jorge Lorenzo juga merupakan ikon balap motoGP untuk saat ini. Apalagi performa Jorge Lorenzo sedang dalam track juara, sering podium bahkan menjadi salah satu pembalap dengan jumlah kemenangan paling banyak untuk saat ini. Gampangnya, nama HJC akan sering muncul di media-media.
Namun dengan dua insiden memalukan tersebut, nama HJC praktis tercoreng. Tidak cuma sedikit tapi sudah coreng moreng. Terlepas dari musim depan bakalan dipakai lagi oleh Jorge Lorenzo ataukah tidak.
Masih inget kecelakaan di tol Jagorawi ? 6 orang tewas (kaskus.co.id)
Michael Ware, 54 tahun, akhirnya dijatuhi hukuman penjara 16th, setelah membiarkan anak putrinya yang berusia 15th mengendarai mobil miliknya hingga mengalami kecelakaan dan menyebabkan 3 orang temannya tewas. Hakim menyebut tindakan membiarkan anak dibawah umur mengendarai mobil tersebut sebagai hal yang sembrono, bodoh dan egois. “Ayah macam apa dia ?” ujar Ray Hamill, hakim yang menangani kasus tersebut. Ia pun menambahkan, bahwa Michael Ware telah gagal menjadi seorang ayah.
Kecelakaan terjadi hampir setahun lalu, tepatnya tanggal 30 agustus 2014. Di pegunungan Pocono, Pensylvania @ Amerika Serikat. Menewaskan Ryan Lesher, Shamus Digney dan Cullen Keffer. Ketiganya berusia 15 tahun dan sama-sama bersekolah di Philadelpia. Selain menewaskan 3 orang, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan 3 orang lainnya luka-luka.
Putusan tersebut sendiri baru dibuat akhir-akhir ini setelah salah satu penumpang yang selamat melapor ke pihak kepolisian bahwa dia melihat sendiri Michael Ware memberikan kunci mobil kepada anaknya. Berdasarkan laporan inilah, Michael Ware yang sebelumnya dianggak tidak bersalah kemudian divonis 16 tahun penjara. Sementara anaknya, dihukum 300jam kerja sosial, membayar sejumlah denda serta membuat essai 2000 kata tentang akibat atas kejahatannya.
Dari pihak keluarga korban sendiri menilai bahwa Michael Ware tidak hanya bertanggung jawab atas jatuhnya korban akan tetapi dia juga dianggap telah merusak hidup anaknya sendiri. “kamu terlalu dini memberinya kebebasan, kamu telah gagal menjaga anakmu” ujar ayah Collen, salah satu korban yang meninggal.
… kembali ke Indonesia. Jadi teringat kecelakaan maut yang aktornya adalah anak seorang mega bintang Indonesia dimana mengakibatkan 6 orang tewas seketika. Atau kecelakaan yang melibatkan anak seorang menteri yang juga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Atau seorang anak pengusaha yang menabraki pengguna jalan lain ibarat mainan saja. Dan kasus-kasus yang lain. Anehnya semua berakhir dengan ‘damai’ saja. Kereennn…
Entah ada angin dari mana tiba-tiba artikelMotor Kontestan MotoGP itu Bernilai Rp. 27 M, Ini Penjelasannya ! nyangkut di Kaskus dan menjadi HT (Hot Threads) untuk edisi jum’at, 14 agustus 2015. Padahal seumur-umur nge-thread juga gak pernah HT. Alhasil traffic pun njengat seketika. Maklum Kaskus merupakan forum terbesar, teramai dan mungkin tertua di Indonesia. Bahkan sempet ada kabar bahwa raksasa google berniat membelinya dengan nilai ratusan milyar. Bukti bahwa KASKUS lumayan disegani di dumay (dunia maya) .
SS Hot Thread (HT) KASKUS
Namanya juga blog pinggiran, dapat hadiah HT dari KASKUS itu sesuatu banget. Numpang tenar lah istilahnya. Mengingat standar page view untuk blog ini perharinya paling cuman 400an halaman. Sementara waktu dapet hot thread, page view langsung meningkat menjadi 3.487 page view. Di KASKUS sendiri, thread sudah dilihat (sampai artikel ini ditulis) sebanyak 88.895 dengan jumlah komen 948 komen (dan belum satupun saya balas komennya #ngerasa bersalah). Woooohhhh… bahagianya. #lebay.
Traffic setelah jadi Hot Thread (HT) di KASKUS
Tentunya ini seakan momentum untuk lebih semangat lagi nge-blog nya. Berusaha untuk menampilkan artikel yang berbobot dan berisi. Tidak sekedar isi saja, judul artikel ya isi. Tanpa deskripsi apapun, ibarat status di facebook, kicauan di tweeter, selfie di instagram, sekedar ngejar traffic doang. Semangattt…!!!
Mungkin sudah banyak yang paham kalau motor kontestan motogp itu sangat mahal harganya. Tapi seberapa mahal kah ? tak banyak orang yang tahu. Padahal jika kita tahu nilainya mungkin akan membuat kita (saya juga) termasuk yang sering koar-koar “…hobi kami mahal !” ups…, cuma bisa geleng-geleng kepala. Emang berapa sih ? $2jt USD bosss… atau setara dengan uang Rp. 27milyar…!!!
Honda RC213V-S (kiri) adalah versi legal dari motogp (kanan) (Andrea Yue, USA Today)
Berikut adalah beberapa fakta yang membuat motor balap motogp itu sangat mihil bingit : 1. Hand Built. Yup, motor motogp adalah buah karya tangan-tangan manusia bukan mesin. “Motor kontestan motogp merupakan motor prototipe yang menggunakan teknologi terkini di dunia otomotif”, demikian menurut Julian Thomas dari Ducati. “Dan semua komponen motor dibuat dengan tangan dimana msing-masing mesin dibuat secara terpisah”, kata Bob Star dari Yamaha. Dan, semua mesin peserta motogp wajib dikarantina selama musim balapan berlangsung, tidak boleh dikilik-kilik lagi. Sehingga mesin harus dipersiapkan dan didesain sedemikian rupa menjadi mesin-mesin yang siap balap dan memiliki daya tahan untuk mengarungi balapan sebanyak mungkin, dari awal musim.
motor balap diseting khusus sesuai kebutuhan rider-nya (Andrea Yue, USAge Today)
2. Spare Part Langka. Keberadaan spare part yang sedikit juga mempengaruhi mahalnya sebuah motor balap peserta motogp. “Ketika kamu memroduksi CBR1000RR, kamu juga memroduksi ribuan spare part, semisal rem atau shockbreaker. Dengan jumlah produksi yang banyak, harga pun bisa ditekan” ujar Livio Suppo, team principal dari Honda Repsol. Begitu juga pihak ketiga yang memroduksi spare part custom. Konsumen biasa cukup menghabiskan $3000–$15000 untuk mendandani shock breaker ohlins atau merk yang lain. Hal yang sama tidak berlaku untuk motor balap di motogp. Mengingat motor yang diproduksi sedikit maka sparepart yang diproduksipun sedikit, sehingga harga tidak bisa ditekan. Jangan heran kalau Yamaha harus menyiapkan setidaknya $100.000 (Rp. 1,3 M !!!) hanya untuk mengganti shockbreaker saja pada motor balapnya. Itu baru shockbreaker bagaimana dengan bagian utama, yaitu mesin ? Mesin adalah bagian yang paling vital dan mahal, mesin Honda yang ikut motogp harganya $220.000 (Rp. 3 M !!!), bisa buat beli Kawasaki H2 dua biji tuh bos…
Silahkan ditotal berapa M nilainya (motorcycleusa.com)
3. Material yang Mahal. Demi mendapatkan motor yang ringan tapi tetap kuat, diperlukan material-material khusus yang super mahal dimana jarang ditemukan pada motor-motor produksi massal. Material titanium, magnesium, carbon hingga fiber membentuk sebuah motor balap dari mesin, rangka hingga fairing. Sebagai gambaran serat carbon harga per kg-nya sekitar $20 sementara 1kg besi dihargai hanya $2 saja (kok lebih mahal dibandingkan disini ya ?) Lalu bagaimana dengan plastik ? pasti lebih murah dari itu. “motor produksi masal menggunakan fairing berbahan plastik sementtara motor balap motogp berbahan serat karbon” kata Livio Suppo. Itu baru serat karbon, bagaimana dengan titanium, magnesium ?
cakram berbahan karbon, bukan besi atau baja biasa (ducati.ms)
4. Teknologi. Sebagai perbandingan motor produksi masal menggunakan spring valve pada mesinnya sementara motor balap telah menggunakan penumatic valve. Selain tu motor balap juga telah menggunakan seamless gearbox, yang membuat perpindahan gigi ekstra halus serasa motor matic. Disisi lain pada motor balap juga tertanam 30-40 sensor yang bertugas mengumpulkan data-data tentang suspensi, rem, kemiringan, suhu knalpot dan lain-lain. Dimana setelah balapan data-data tersebut di download untuk dipelajari.
Pedrosa pernah ndlosor gara-gara ini (sportrider.com)
5. Boros Spare Parts. Pemakain material spesifik yang dipakai dalam kondisi yang sangat ekstrim menghasilkan komponen cepat terkikis dan tidak layak pakai. Harus diganti. Sebagai contoh adalah ban, jika dalam pemakaian sehari-hari sebuah ban bisa dipakai hingga ribuan mil maka ridak demikian halnya dengan ban yang dipakai di motogp. Spesifikasi material yang berbeda, lebih lengket dan empuk yang bertujuan agar ban bisa nge-grip dengan aspal, tidak gampang tergelincir, namun konsekuensinya ban jadi cepat terkikis dan habis. Komponen mahal tapi cepet habis, buworosss dah…
Spare part mahal tapi fast moving. piye jal ? (gtamotorcycle.com)
Tapi ketahuilah nilai $2juta itu belum termasuk riset dan pengembangan. Glodiaakkkhhh…!!! Jika semuanya dikalkulasikan maka harganya bisa berkali-kali lipat. Makanya, Julian Thomas daDucati mengatakan bahwa motor-motor balap dimotogp itu tak ternilai harganya.
Namun demikian itu semua bukan berarti balapan motogp sekedar ajang menghambur-hamburkan uang saja karena dari even tersebut pabrikan banyak mengambil informasi yang digunakan sebagai masukan untuk produksi motor-motor massal mereka. Tetep ada take n give nya laahhh… seperti kata Livio Suppo, perangkat elektronik pada sepeda motor yang paling canggih itu ada pada motogp, dan itu bagus untuk pengembangan sepeda motor masa depan.
Lalu, adakah motor produksi masal (meski diproduksi terbatas) dengan teknologi ‘nyaris’ motogp namun tetap dengan harga yang realistis ? Jawabannya ada, meskipun jumlahnya sangat sedikit. Sebut saja Honda RC213V-S, motor yang diperkenalkan oleh Honda ditahun 2012 dan berhasil menyabet gelar juara dunia dua kali, 2013 & 2014. Kini motor tersebut diproduksi sangat terbatas, hanya 200 unit saja, dan dijual untuk umum dengan harga yang ‘terjangkau’ $ 184.000,- atau sekitar Rp. 2,547 milyar saja (wkwkwk…terjangkau gundulmu !!!). Berbeda dengan versi balap Honda RC213V-S yang dijual untuk umum ini bertenaga sekitar 159 HP saja. Sangat jauh jika dibandingkan dengan versi balap, yang ada di angka 259 HP.
Yang sedikit agak murah sebut saja Yamaha R1M yang dibandrol $ 21.990 (Rp. 304 juta). Meskipun jauh lebih murah dari Honda RC213V-S, bahkan dengan Kawasaki H2 sekalipun, namun Yamaha R1M adalah motor yang dijual dengan piranti elektronik yang nyaris sama dengan motor balap di motogp. Diantaranya launch control, anti-wheelie control, quickshifter, slide control, GPS unit. Merupakan satu-satunya motor yang mengaplikasikan 6-axis Internal Measurement Unit (IMU) yang didalamnya terdapat gyro sensor (sensor canggih yang ada di helikopter, robot atau ponsel) yang berfungsi sebagai pendeteksi orientasi gerak dalam 6 sumbu (atas-bawah-depan-belakang-kanan dan kiri) dan juga acceleromotor yang berfungsi sebagai sensor kecepatan static maupun dynamic. Gak perlu dijelaskan lah, kapan-kapan aja, udah kepanjangan ini artikelnya.
Yamaha YZF R1M piranti elektroniknya sekelas motoGP (cycleonline.com)
Pada prinsipnya, fans motogp masih lebih beruntung karena (kalau mmpu) bisa memiliki motor yang nyaris sama dengan motor balap yang ada di motogp meskipun dengan harga yang selangit. Hal yang tidak bisa dilakukan oleh fan formula 1.
Kecelakaan yang melibatkan satu truck container, beberapa kendaraan dan satu ekor ular phyton raksasa terjadi di jalanan Brasil. Mengakibatkan truck container meledak dan terbakar. Kejadian ini membuat sopir truk meninggal, satu induk phyton yang sedang mengandung 60 anak phyton pun mati seketika. Demikian juga ke-60 anak phyton pun ikut mati dalam kejadian itu.
Belum diketahui kronologis pasti atas insiden tersebut. Diduga truck container yang melaju cukup kencang tidak bisa menghindar manakala ada seekor ular phyton yang melintas. Tak ayal ular phyton yang sangat besar itupun terlindas roda truck. Sementara Truck container sendiri tergelincir setelah menabrak ular yang sangt besar itu, lalu menabrak beberapa mobil pribadi, meledak dan terbakar seketika. Hal yang mengerikan selain sopir truk container yang terbakar hidup-hidup adalah kondisi ular yang terlindas roda. Perut induk ular phyton yang ternyata sedang hamil ini pecah, membuat anak-anak phyton terburai keluar dari perut sang induk.
Akhirnya Honda Sonic 150 resmi diperkenalkan Astra Honda Motor. Tidak seperti yang saya sangkakan pada artikel sebelumnya, bahwa Honda Sonic 150 bakal memakai headlamp yang kegedean. Ternyata setelah melihat secara keseluruhan nampak bahwa komposisi cukup proposional. Bahkan boleh dibilang desain headlamp Honda Sonic 150 masih lebih bagus ketimbang headlamp Suzuki Satria FU.
Hal ini tentu saja menjadi warning bagi Suzuki Satria FU. Apalagi secara keseluruhan Honda Sonic 150 menawarkan fitur yang lebih wow dibandingkan Suzuki Satria FU. Selain tampilan yang lebih fresh, konsol speedometer Honda Sonic 150 sudah full digital, lampu-lampu pun sudah mengaplikasikan LED. Bandingkan saja dengan Suzuki Satria FU, yang dari awal kemunculannya hingga sekarang tidak ada perubahan sama sekali.
Konsol full digital, tidak ditemui di Satria FU (tmcblog.com)
Dan yang paling perlu diperhatikan oleh Suzuki adalah kekuatan brand Honda. Ibarat menghadapi tim sepakbola dengan kiper yang tangguh, 50% kekalahan sudah di depan mata pabrikan Suzuki. Butuh perhatian ekstra dan strategi super jitu agar tetap berada dijalur kemenangan. Lupakan sejenak dengan bebek super milik Yamaha, MX King 150. Meskipun tampilan, fitur, power Yamaha MX King 150 lumayan bikin ngeri, namun mereka bukan ayago. Berbeda halnya dengan Honda Sonic 150, mereka sama-sama ayago, sama-sama satu kelas. So, watch out Suzuki !!!
Siapa yang tidak mengenal Steve Jobs, pendiri sekaligus bos besar dari Apple Inc. yang berhasil memperkenalkan temuan-temuan istimewa yang luarbiasa. Berikut adalah perjalanan singkat Steve Jobs, dari lahir hingga meninggalnya :
1955, Lahir dari seorang siswi yang tidak menikah, Steve Jobs kemudian diadopsi oleh Paul dan Clara Jobs.
1972, Bekerja sebagai teknisi di Atari, perusahaan video game dan komputer.
ATARI video game
1974, Tamasya ke India mengubahnya menjadi budhist dan vegetarian.
Apple 1
1976, Bersama temannya, Steve Wozniak, dia membangun komputer Apple 1 di dalam garasi orang tuanya.
1977, Apple 2 sukses besar, Apple Inc. lahir.
pixar
1985/6, Keluar dari Apple Inc., bergabung dengan NeXT dan Pixar yang cenderung lebih ke software daripada hardware komputer.
1996, Kembali ke Apple sebagai penasehat dan menolong Apple dari kebangkrutan.
ipod
2001, iPod diperkenalkan dan menjadi musik player portable paling sukses di pasaran sepanjang zaman.
Awalnya saya berpikir untuk migrasi blog dari BLOGGER ke WordPress itu butuh effort luarbiasa. Setidaknya itu yang saya tangkap ketika melihat para blogger papan atas mulai bermigrasi besar-besaran dari domain gratisan ke domain yang berbayar. Sepertinya kok susah banget. Memang sih, kebanyakan hanya bermigrasi dari sesama wordpress, jadi dari platform blog yang sama. Tapi justru karena itulah saya jadi bimbang ketika akan mentransfer semua artikel dari BLOGGER ke WordPress yang secara platform beda. Pikir saya, kalau sesama platform saja (nampak) susah apalagi kalau lintas platform ? pastilah akan lebih susah. Alhasil domain yang sidah saya beli mesti mangkrak beberapa bulan tak terurus.
Hingga akhirnya saya mulai sedikit coba-coba, dan ternyata gampang sodara (maklum newbie), swear ! adalah feature plugin pada wordpress yang memudahkan proses migrasi, baik dari blogger ke wordprees atau dari wordpress ke wordpress atau dari platformm yang lain. Tinggal install plugin, aktifkan, impprt, transfer, SELESAI !!! dan semua artikel pun ter-copy sempurna hanya dalam hitungan menit saja, fantastis !
Blogger Importer, mengecewakan !
Lalu plugin apa si yang dipakai ? pertama kali saya mencoba dengan Blogger Importer dari wordpress.org. Namun sekalipun itu plugin resmi dari wordpress, kenyataannya aplikasinya tak semudah yang dibayangkan. Dalam percobaan pertama itu, saya GAGAL !!! Untungnya semangat gak berhenti sampai disitu, saya terus mencari-cari plugin yang benar-benar cocok dan powerfull. Akhirnya saya dapatkan Blogger Importer Extended.
Blogger Importer Extended, powerfull !!!
Plugin ini benar-benar simple dan sangat powerfull. Cukup dengan satu plugin Blogger Importer Extended dari developer Yuri Farina ini semua teratasi dengan sempurna. Artikel, pages, tags, komen, images, link bahkan format tulisan bisa di transfer dengan begitu mudahnya. Sangat memuaskan sekali.
sekali hap, semua teratasi
Kapan-kapan akan saya rangkumkan langkah step by step nya, Insya Alloh. Last, cmiiw…
Setelah nunggu beberapa bulan, akhirnya sukanyamotor.blogspot.com bermigrasi juga ke self hosted site, sukanyamotor.com . Nggak nyangka ternyata butuh waktu untuk bisa move on dari Url lama. Entah kenapa, mungkin karena sudah telalu enjoy kali ya. Males nyeting-nyeting lagi, atur-atur lagi, mulai dari awal lagi.
Bahkan sempet ada saat dimana saya harus buat artikel yang sama dengan judul berbeda ditempat yang berbeda, satu di blogger satunya lagi di wordpress, pada waktu yang sama… aneh. Akhirnya per kemarin, 31 juli 2015, saya putuskan untuk mengakhiri kegalauan ini, migrasi ke wordpress dan memulai lagi semuanya dari awal. Semoga saja bisa langgeng .com nya ya ?, dan yang paling penting intensitas ngeblog juga makin tinggi. Aamiin…