Masih inget kecelakaan di tol Jagorawi ? 6 orang tewas (kaskus.co.id)
Michael Ware, 54 tahun, akhirnya dijatuhi hukuman penjara 16th, setelah membiarkan anak putrinya yang berusia 15th mengendarai mobil miliknya hingga mengalami kecelakaan dan menyebabkan 3 orang temannya tewas. Hakim menyebut tindakan membiarkan anak dibawah umur mengendarai mobil tersebut sebagai hal yang sembrono, bodoh dan egois. “Ayah macam apa dia ?” ujar Ray Hamill, hakim yang menangani kasus tersebut. Ia pun menambahkan, bahwa Michael Ware telah gagal menjadi seorang ayah.
Kecelakaan terjadi hampir setahun lalu, tepatnya tanggal 30 agustus 2014. Di pegunungan Pocono, Pensylvania @ Amerika Serikat. Menewaskan Ryan Lesher, Shamus Digney dan Cullen Keffer. Ketiganya berusia 15 tahun dan sama-sama bersekolah di Philadelpia. Selain menewaskan 3 orang, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan 3 orang lainnya luka-luka.
Putusan tersebut sendiri baru dibuat akhir-akhir ini setelah salah satu penumpang yang selamat melapor ke pihak kepolisian bahwa dia melihat sendiri Michael Ware memberikan kunci mobil kepada anaknya. Berdasarkan laporan inilah, Michael Ware yang sebelumnya dianggak tidak bersalah kemudian divonis 16 tahun penjara. Sementara anaknya, dihukum 300jam kerja sosial, membayar sejumlah denda serta membuat essai 2000 kata tentang akibat atas kejahatannya.
Dari pihak keluarga korban sendiri menilai bahwa Michael Ware tidak hanya bertanggung jawab atas jatuhnya korban akan tetapi dia juga dianggap telah merusak hidup anaknya sendiri. “kamu terlalu dini memberinya kebebasan, kamu telah gagal menjaga anakmu” ujar ayah Collen, salah satu korban yang meninggal.
… kembali ke Indonesia. Jadi teringat kecelakaan maut yang aktornya adalah anak seorang mega bintang Indonesia dimana mengakibatkan 6 orang tewas seketika. Atau kecelakaan yang melibatkan anak seorang menteri yang juga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Atau seorang anak pengusaha yang menabraki pengguna jalan lain ibarat mainan saja. Dan kasus-kasus yang lain. Anehnya semua berakhir dengan ‘damai’ saja. Kereennn…
Entah ada angin dari mana tiba-tiba artikelMotor Kontestan MotoGP itu Bernilai Rp. 27 M, Ini Penjelasannya ! nyangkut di Kaskus dan menjadi HT (Hot Threads) untuk edisi jum’at, 14 agustus 2015. Padahal seumur-umur nge-thread juga gak pernah HT. Alhasil traffic pun njengat seketika. Maklum Kaskus merupakan forum terbesar, teramai dan mungkin tertua di Indonesia. Bahkan sempet ada kabar bahwa raksasa google berniat membelinya dengan nilai ratusan milyar. Bukti bahwa KASKUS lumayan disegani di dumay (dunia maya) .
SS Hot Thread (HT) KASKUS
Namanya juga blog pinggiran, dapat hadiah HT dari KASKUS itu sesuatu banget. Numpang tenar lah istilahnya. Mengingat standar page view untuk blog ini perharinya paling cuman 400an halaman. Sementara waktu dapet hot thread, page view langsung meningkat menjadi 3.487 page view. Di KASKUS sendiri, thread sudah dilihat (sampai artikel ini ditulis) sebanyak 88.895 dengan jumlah komen 948 komen (dan belum satupun saya balas komennya #ngerasa bersalah). Woooohhhh… bahagianya. #lebay.
Traffic setelah jadi Hot Thread (HT) di KASKUS
Tentunya ini seakan momentum untuk lebih semangat lagi nge-blog nya. Berusaha untuk menampilkan artikel yang berbobot dan berisi. Tidak sekedar isi saja, judul artikel ya isi. Tanpa deskripsi apapun, ibarat status di facebook, kicauan di tweeter, selfie di instagram, sekedar ngejar traffic doang. Semangattt…!!!
Mungkin sudah banyak yang paham kalau motor kontestan motogp itu sangat mahal harganya. Tapi seberapa mahal kah ? tak banyak orang yang tahu. Padahal jika kita tahu nilainya mungkin akan membuat kita (saya juga) termasuk yang sering koar-koar “…hobi kami mahal !” ups…, cuma bisa geleng-geleng kepala. Emang berapa sih ? $2jt USD bosss… atau setara dengan uang Rp. 27milyar…!!!
Honda RC213V-S (kiri) adalah versi legal dari motogp (kanan) (Andrea Yue, USA Today)
Berikut adalah beberapa fakta yang membuat motor balap motogp itu sangat mihil bingit : 1. Hand Built. Yup, motor motogp adalah buah karya tangan-tangan manusia bukan mesin. “Motor kontestan motogp merupakan motor prototipe yang menggunakan teknologi terkini di dunia otomotif”, demikian menurut Julian Thomas dari Ducati. “Dan semua komponen motor dibuat dengan tangan dimana msing-masing mesin dibuat secara terpisah”, kata Bob Star dari Yamaha. Dan, semua mesin peserta motogp wajib dikarantina selama musim balapan berlangsung, tidak boleh dikilik-kilik lagi. Sehingga mesin harus dipersiapkan dan didesain sedemikian rupa menjadi mesin-mesin yang siap balap dan memiliki daya tahan untuk mengarungi balapan sebanyak mungkin, dari awal musim.
motor balap diseting khusus sesuai kebutuhan rider-nya (Andrea Yue, USAge Today)
2. Spare Part Langka. Keberadaan spare part yang sedikit juga mempengaruhi mahalnya sebuah motor balap peserta motogp. “Ketika kamu memroduksi CBR1000RR, kamu juga memroduksi ribuan spare part, semisal rem atau shockbreaker. Dengan jumlah produksi yang banyak, harga pun bisa ditekan” ujar Livio Suppo, team principal dari Honda Repsol. Begitu juga pihak ketiga yang memroduksi spare part custom. Konsumen biasa cukup menghabiskan $3000–$15000 untuk mendandani shock breaker ohlins atau merk yang lain. Hal yang sama tidak berlaku untuk motor balap di motogp. Mengingat motor yang diproduksi sedikit maka sparepart yang diproduksipun sedikit, sehingga harga tidak bisa ditekan. Jangan heran kalau Yamaha harus menyiapkan setidaknya $100.000 (Rp. 1,3 M !!!) hanya untuk mengganti shockbreaker saja pada motor balapnya. Itu baru shockbreaker bagaimana dengan bagian utama, yaitu mesin ? Mesin adalah bagian yang paling vital dan mahal, mesin Honda yang ikut motogp harganya $220.000 (Rp. 3 M !!!), bisa buat beli Kawasaki H2 dua biji tuh bos…
Silahkan ditotal berapa M nilainya (motorcycleusa.com)
3. Material yang Mahal. Demi mendapatkan motor yang ringan tapi tetap kuat, diperlukan material-material khusus yang super mahal dimana jarang ditemukan pada motor-motor produksi massal. Material titanium, magnesium, carbon hingga fiber membentuk sebuah motor balap dari mesin, rangka hingga fairing. Sebagai gambaran serat carbon harga per kg-nya sekitar $20 sementara 1kg besi dihargai hanya $2 saja (kok lebih mahal dibandingkan disini ya ?) Lalu bagaimana dengan plastik ? pasti lebih murah dari itu. “motor produksi masal menggunakan fairing berbahan plastik sementtara motor balap motogp berbahan serat karbon” kata Livio Suppo. Itu baru serat karbon, bagaimana dengan titanium, magnesium ?
cakram berbahan karbon, bukan besi atau baja biasa (ducati.ms)
4. Teknologi. Sebagai perbandingan motor produksi masal menggunakan spring valve pada mesinnya sementara motor balap telah menggunakan penumatic valve. Selain tu motor balap juga telah menggunakan seamless gearbox, yang membuat perpindahan gigi ekstra halus serasa motor matic. Disisi lain pada motor balap juga tertanam 30-40 sensor yang bertugas mengumpulkan data-data tentang suspensi, rem, kemiringan, suhu knalpot dan lain-lain. Dimana setelah balapan data-data tersebut di download untuk dipelajari.
Pedrosa pernah ndlosor gara-gara ini (sportrider.com)
5. Boros Spare Parts. Pemakain material spesifik yang dipakai dalam kondisi yang sangat ekstrim menghasilkan komponen cepat terkikis dan tidak layak pakai. Harus diganti. Sebagai contoh adalah ban, jika dalam pemakaian sehari-hari sebuah ban bisa dipakai hingga ribuan mil maka ridak demikian halnya dengan ban yang dipakai di motogp. Spesifikasi material yang berbeda, lebih lengket dan empuk yang bertujuan agar ban bisa nge-grip dengan aspal, tidak gampang tergelincir, namun konsekuensinya ban jadi cepat terkikis dan habis. Komponen mahal tapi cepet habis, buworosss dah…
Spare part mahal tapi fast moving. piye jal ? (gtamotorcycle.com)
Tapi ketahuilah nilai $2juta itu belum termasuk riset dan pengembangan. Glodiaakkkhhh…!!! Jika semuanya dikalkulasikan maka harganya bisa berkali-kali lipat. Makanya, Julian Thomas daDucati mengatakan bahwa motor-motor balap dimotogp itu tak ternilai harganya.
Namun demikian itu semua bukan berarti balapan motogp sekedar ajang menghambur-hamburkan uang saja karena dari even tersebut pabrikan banyak mengambil informasi yang digunakan sebagai masukan untuk produksi motor-motor massal mereka. Tetep ada take n give nya laahhh… seperti kata Livio Suppo, perangkat elektronik pada sepeda motor yang paling canggih itu ada pada motogp, dan itu bagus untuk pengembangan sepeda motor masa depan.
Lalu, adakah motor produksi masal (meski diproduksi terbatas) dengan teknologi ‘nyaris’ motogp namun tetap dengan harga yang realistis ? Jawabannya ada, meskipun jumlahnya sangat sedikit. Sebut saja Honda RC213V-S, motor yang diperkenalkan oleh Honda ditahun 2012 dan berhasil menyabet gelar juara dunia dua kali, 2013 & 2014. Kini motor tersebut diproduksi sangat terbatas, hanya 200 unit saja, dan dijual untuk umum dengan harga yang ‘terjangkau’ $ 184.000,- atau sekitar Rp. 2,547 milyar saja (wkwkwk…terjangkau gundulmu !!!). Berbeda dengan versi balap Honda RC213V-S yang dijual untuk umum ini bertenaga sekitar 159 HP saja. Sangat jauh jika dibandingkan dengan versi balap, yang ada di angka 259 HP.
Yang sedikit agak murah sebut saja Yamaha R1M yang dibandrol $ 21.990 (Rp. 304 juta). Meskipun jauh lebih murah dari Honda RC213V-S, bahkan dengan Kawasaki H2 sekalipun, namun Yamaha R1M adalah motor yang dijual dengan piranti elektronik yang nyaris sama dengan motor balap di motogp. Diantaranya launch control, anti-wheelie control, quickshifter, slide control, GPS unit. Merupakan satu-satunya motor yang mengaplikasikan 6-axis Internal Measurement Unit (IMU) yang didalamnya terdapat gyro sensor (sensor canggih yang ada di helikopter, robot atau ponsel) yang berfungsi sebagai pendeteksi orientasi gerak dalam 6 sumbu (atas-bawah-depan-belakang-kanan dan kiri) dan juga acceleromotor yang berfungsi sebagai sensor kecepatan static maupun dynamic. Gak perlu dijelaskan lah, kapan-kapan aja, udah kepanjangan ini artikelnya.
Yamaha YZF R1M piranti elektroniknya sekelas motoGP (cycleonline.com)
Pada prinsipnya, fans motogp masih lebih beruntung karena (kalau mmpu) bisa memiliki motor yang nyaris sama dengan motor balap yang ada di motogp meskipun dengan harga yang selangit. Hal yang tidak bisa dilakukan oleh fan formula 1.
Kecelakaan yang melibatkan satu truck container, beberapa kendaraan dan satu ekor ular phyton raksasa terjadi di jalanan Brasil. Mengakibatkan truck container meledak dan terbakar. Kejadian ini membuat sopir truk meninggal, satu induk phyton yang sedang mengandung 60 anak phyton pun mati seketika. Demikian juga ke-60 anak phyton pun ikut mati dalam kejadian itu.
Belum diketahui kronologis pasti atas insiden tersebut. Diduga truck container yang melaju cukup kencang tidak bisa menghindar manakala ada seekor ular phyton yang melintas. Tak ayal ular phyton yang sangat besar itupun terlindas roda truck. Sementara Truck container sendiri tergelincir setelah menabrak ular yang sangt besar itu, lalu menabrak beberapa mobil pribadi, meledak dan terbakar seketika. Hal yang mengerikan selain sopir truk container yang terbakar hidup-hidup adalah kondisi ular yang terlindas roda. Perut induk ular phyton yang ternyata sedang hamil ini pecah, membuat anak-anak phyton terburai keluar dari perut sang induk.
Akhirnya Honda Sonic 150 resmi diperkenalkan Astra Honda Motor. Tidak seperti yang saya sangkakan pada artikel sebelumnya, bahwa Honda Sonic 150 bakal memakai headlamp yang kegedean. Ternyata setelah melihat secara keseluruhan nampak bahwa komposisi cukup proposional. Bahkan boleh dibilang desain headlamp Honda Sonic 150 masih lebih bagus ketimbang headlamp Suzuki Satria FU.
Hal ini tentu saja menjadi warning bagi Suzuki Satria FU. Apalagi secara keseluruhan Honda Sonic 150 menawarkan fitur yang lebih wow dibandingkan Suzuki Satria FU. Selain tampilan yang lebih fresh, konsol speedometer Honda Sonic 150 sudah full digital, lampu-lampu pun sudah mengaplikasikan LED. Bandingkan saja dengan Suzuki Satria FU, yang dari awal kemunculannya hingga sekarang tidak ada perubahan sama sekali.
Konsol full digital, tidak ditemui di Satria FU (tmcblog.com)
Dan yang paling perlu diperhatikan oleh Suzuki adalah kekuatan brand Honda. Ibarat menghadapi tim sepakbola dengan kiper yang tangguh, 50% kekalahan sudah di depan mata pabrikan Suzuki. Butuh perhatian ekstra dan strategi super jitu agar tetap berada dijalur kemenangan. Lupakan sejenak dengan bebek super milik Yamaha, MX King 150. Meskipun tampilan, fitur, power Yamaha MX King 150 lumayan bikin ngeri, namun mereka bukan ayago. Berbeda halnya dengan Honda Sonic 150, mereka sama-sama ayago, sama-sama satu kelas. So, watch out Suzuki !!!
Siapa yang tidak mengenal Steve Jobs, pendiri sekaligus bos besar dari Apple Inc. yang berhasil memperkenalkan temuan-temuan istimewa yang luarbiasa. Berikut adalah perjalanan singkat Steve Jobs, dari lahir hingga meninggalnya :
1955, Lahir dari seorang siswi yang tidak menikah, Steve Jobs kemudian diadopsi oleh Paul dan Clara Jobs.
1972, Bekerja sebagai teknisi di Atari, perusahaan video game dan komputer.
ATARI video game
1974, Tamasya ke India mengubahnya menjadi budhist dan vegetarian.
Apple 1
1976, Bersama temannya, Steve Wozniak, dia membangun komputer Apple 1 di dalam garasi orang tuanya.
1977, Apple 2 sukses besar, Apple Inc. lahir.
pixar
1985/6, Keluar dari Apple Inc., bergabung dengan NeXT dan Pixar yang cenderung lebih ke software daripada hardware komputer.
1996, Kembali ke Apple sebagai penasehat dan menolong Apple dari kebangkrutan.
ipod
2001, iPod diperkenalkan dan menjadi musik player portable paling sukses di pasaran sepanjang zaman.
Awalnya saya berpikir untuk migrasi blog dari BLOGGER ke WordPress itu butuh effort luarbiasa. Setidaknya itu yang saya tangkap ketika melihat para blogger papan atas mulai bermigrasi besar-besaran dari domain gratisan ke domain yang berbayar. Sepertinya kok susah banget. Memang sih, kebanyakan hanya bermigrasi dari sesama wordpress, jadi dari platform blog yang sama. Tapi justru karena itulah saya jadi bimbang ketika akan mentransfer semua artikel dari BLOGGER ke WordPress yang secara platform beda. Pikir saya, kalau sesama platform saja (nampak) susah apalagi kalau lintas platform ? pastilah akan lebih susah. Alhasil domain yang sidah saya beli mesti mangkrak beberapa bulan tak terurus.
Hingga akhirnya saya mulai sedikit coba-coba, dan ternyata gampang sodara (maklum newbie), swear ! adalah feature plugin pada wordpress yang memudahkan proses migrasi, baik dari blogger ke wordprees atau dari wordpress ke wordpress atau dari platformm yang lain. Tinggal install plugin, aktifkan, impprt, transfer, SELESAI !!! dan semua artikel pun ter-copy sempurna hanya dalam hitungan menit saja, fantastis !
Blogger Importer, mengecewakan !
Lalu plugin apa si yang dipakai ? pertama kali saya mencoba dengan Blogger Importer dari wordpress.org. Namun sekalipun itu plugin resmi dari wordpress, kenyataannya aplikasinya tak semudah yang dibayangkan. Dalam percobaan pertama itu, saya GAGAL !!! Untungnya semangat gak berhenti sampai disitu, saya terus mencari-cari plugin yang benar-benar cocok dan powerfull. Akhirnya saya dapatkan Blogger Importer Extended.
Blogger Importer Extended, powerfull !!!
Plugin ini benar-benar simple dan sangat powerfull. Cukup dengan satu plugin Blogger Importer Extended dari developer Yuri Farina ini semua teratasi dengan sempurna. Artikel, pages, tags, komen, images, link bahkan format tulisan bisa di transfer dengan begitu mudahnya. Sangat memuaskan sekali.
sekali hap, semua teratasi
Kapan-kapan akan saya rangkumkan langkah step by step nya, Insya Alloh. Last, cmiiw…
Setelah nunggu beberapa bulan, akhirnya sukanyamotor.blogspot.com bermigrasi juga ke self hosted site, sukanyamotor.com . Nggak nyangka ternyata butuh waktu untuk bisa move on dari Url lama. Entah kenapa, mungkin karena sudah telalu enjoy kali ya. Males nyeting-nyeting lagi, atur-atur lagi, mulai dari awal lagi.
Bahkan sempet ada saat dimana saya harus buat artikel yang sama dengan judul berbeda ditempat yang berbeda, satu di blogger satunya lagi di wordpress, pada waktu yang sama… aneh. Akhirnya per kemarin, 31 juli 2015, saya putuskan untuk mengakhiri kegalauan ini, migrasi ke wordpress dan memulai lagi semuanya dari awal. Semoga saja bisa langgeng .com nya ya ?, dan yang paling penting intensitas ngeblog juga makin tinggi. Aamiin…
Sudah bukan rahasia lagi kalau YIMM (Yamaha Indonesia Motor Manufacturing) kini memroduksi produk global, YZF R25 dan YZF R3. Salah satu yang palin baru tentunya YZF R3. Tapi sebagian kita mungkin masih bertanya apa iya sih Indonesia bisa mengekspor sepeda motor melalui YIMM ? Apalagi sampai ke Amerika sana ? Apalagi dikelas ‘premium’ ?.
MCN magazines edisi april 2015
Kebetulan waktu saya iseng-iseng baca e-book majalah lumayan kesohor dari negeri paman Sam, MCN dari motorcyclenews.com edisi april kemarin, ada artikel khusus yang membahas YZF R3. Kebetulan juga dalam artikel tersebut nama Indonesia disebut-sebut, di point pertama pula.
Buat orang awam didunia per-motuba-an (mobil tua bangka/mobkas/mebil bekas) seperti saya ini, lumayan mengejutkan melihat bandrol mobil sedan keluaran pabrikan Perancis-Peugeot, seri 405, 2000cc, rilis 1993, plus modif sederhana ala body kit lemans, cuma dihargai 14jt. Enggak lebih mahal dari motor matic jepang. Padahal secara fisik masih nampak bagus, plus tampilan sporty dan kondisi mesin yang relatif masih lumayan, harga segitu membuat saya hanya bisa geleng-geleng kepala setengah enggak percaya.
Kata beberapa mekanik sih, hal itu disebabkan karena mobil eropa itu rewel (perawatan susah) plus spare part yang mahal. Alhasil konsumen enggan untuk mengoleksinya, ujung-ujungnya harga jadi anjlok. Beda dengan mobil Jepang yang cenderung lebih gampang perawatannya selain itu juga spare part lebih mudah didapatkan dan dengan harga yang murah,… katanya.
Mercy tiger, xtra mentul-mentul (devianart.com)
Padahal sudah mahfum adanya bahwa mobil eropa itu lebih nyaman dibandingkan mobil jepang. Mentul-mentul lah pokoknya. Coba deh rasain mobil-mobil kayak mercy, bmw, volvo… pasti beda rasanya dengan mobil jepang. Pun dari sisi ergonomis, dengan tipe dan spek yang sama, biasanya mobil eropa juga lebih unggul. Performa ? mobil eropa lebih mantap dikendarai, istilah jawanya lebih antep enggak ampang, imho.
Lha iya, overall mobil eropa itu maknyus, terus isu negatif soal mobil eropa tersebut apa emang bener adanya ? atau sekedar kesimpulan berdasarkan pada opini-opini saja ? mosok sih rewelan jika secara kualitas saja mobil eropa lebih bagus ketimbang mobil jepang ? mosok sih susah perawatannya ? Susah dirawat karena ketika bermasalah susah cari spare part-nya ? Susah cari spare-part karena toko spare part jarang ready stok ? toko spare part gak mau nyetok karena permintaan pasar sedikit ? dan permintaan pasar yang sedikit membuat workshop-workshop enggan membuat spare part versi KW (gak seperti mobil jepang, spare part KW-nya banyak). Makanya spare part mahal karena harus aseli (gak ada yang jual versi KW), disamping itu barang juga gak ready stok jadi harus pesen dulu. Ah, lingkaran setan yang membunuh motuba eropa secara pelan-pelan. Lingkaran setan yang membuat citra motuba eropa sangat buruk.
Last, sekedar opini saya saja. cmiiw…
yang mau berbagi opini, monggo, saya persilahkan.