Honda ADV 125 2026: Harga & Spesifikasi Resmi di EICMA
Honda ternyata belum puas cuma punya ADV 160 dan ADV 350 buat ngegoda pasar skutik adventure. Di ajang EICMA 2026 Milan, Honda ADV 125 2026 resmi dipamerkan sebagai anggota termuda sekaligus “paling ekonomis” di keluarga ADV. Dan jujur, ini menarik perhatian bukan karena motornya revolusioner, tapi karena strateginya: Honda kayaknya mau nyomot pasar entry-level yang selama ini cuma bisa ngiler liat ADV 160 tapi budget-nya mepet.
Yang bikin saya penasaran pertama kali liat foto-fotonya adalah: mirip banget sama ADV 160! Bahkan beberapa media luar negeri sampai nulis headline “looks exactly like the ADV160, but gets a much smaller engine”. Jadi secara desain, Honda nggak main-main — DNA ADV yang gagah dengan moncong tegas ala SUV tetap dipertahankan, cuma jeroannya yang dikecilin biar lebih terjangkau.
Spesifikasi Mesin: Kecil Tapi Jangan Diremehin
Soal dapur pacu, Honda ADV 125 dibekali mesin 125 cc eSP+ satu silinder berpendingin cairan, 4-katup SOHC yang juga digunakan pada PCX125 di pasar Eropa. Jadi basis mesinnya bukan barang baru, tapi mesin yang udah teruji di skutik Eropa lain.
Angka tenaganya gimana? Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 9,2 kW atau setara 12,5 PS dan torsi 11,7 Nm. Buat perbandingan sederhana: tenaganya jauh di bawah ADV 160 yang punya kapasitas mesin 157cc. Tapi kalau tujuannya harian dalam kota, macet-macetan di lampu merah, angka segitu sebenarnya sudah cukup lincah — nggak usah bayangin buat trabas gunung ya, ini tetap skutik perkotaan yang “berbaju” petualang.
Yang paling menarik justru soal efisiensi bahan bakarnya. Konsumsi bahan bakar ADV bermesin kecil ini diklaim mencapai 47,6 km per liter berdasarkan pengujian WMTC, dan dengan kapasitas tangki bahan bakar 8,1 liter, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 385 km dalam kondisi tangki penuh. Irit banget kan? Kalau dipakai bolak-balik Jogja-Solo misalnya, bisa dua kali jalan baru isi bensin lagi. Soal top speed, kecepatan maksimumnya mencapai sekitar 97 km per jam — ya memang bukan motor buat kebut-kebutan di tol, tapi cukup buat selap-selip di jalan protokol.
Fitur & Kaki-Kaki: Kelas Entry Tapi Nggak Pelit Teknologi
Ini bagian yang bikin saya respect sama Honda. Biasanya motor “versi murah” itu fiturnya dipreteli abis-abisan. Tapi ADV 125 ini tetap dikasih panel instrumen TFT berwarna berukuran 5 inci yang dikembangkan secara khusus untuk model ini, dan pengendara juga dapat menghubungkan smartphone melalui fitur Honda RoadSync. Fitur konektivitas semacam ini biasanya cuma nongol di motor kelas atas, jadi lumayan kejutan menyenangkan buat kelas 125cc.
Soal postur berkendara, motor ini punya tinggi jok yang cukup rendah di 780mm, ground clearance 165mm, suspensi travel panjang, dan ban bermotif block pattern. Buat teman-teman yang badannya nggak terlalu jangkung, tinggi jok segini harusnya masih nyaman buat jinjit atau bahkan napak sempurna.
Untuk keselamatan, Honda melengkapi unit ini dengan fitur kontrol traksi HSTC (Honda Selectable Torque Control) untuk mencegah selip pada roda belakang saat melintasi permukaan jalan licin atau basah. Ini fitur yang biasanya absen di motor bebek atau matic harian biasa — lumayan berguna kalau musim hujan dan jalanan licin kayak sekarang-sekarang ini, apalagi buat teman-teman yang suka lupa cek kondisi ban. Soal bagasi, ADV125 juga dilengkapi smart key, soket USB-C, dan bagasi 29 liter yang dilengkapi kompartemen penyimpanan depan 2 liter — cukup buat naruh jas hujan plus sedikit belanjaan.
Harga di Eropa, Terus Kapan ke Indonesia?
Nah ini pertanyaan yang paling banyak ditanyain. Harga jual Honda ADV 125 di Eropa ditawarkan £3,799 atau setara Rp92,55 juta. Jangan kaget liat angkanya — itu karena pajak dan regulasi Eropa jauh lebih mahal dibanding Indonesia, jadi harga segitu nggak bisa langsung dibandingin apple-to-apple sama harga motor di sini.
Soal kepastian masuk Indonesia, sampai sekarang belum ada konfirmasi resmi dari PT Astra Honda Motor mengenai rencana pemasaran ADV 125 di Indonesia. Jadi buat teman-teman yang udah kadung excited pengen beli, sabar dulu ya. Ini masih status “diperkenalkan di Eropa”, bukan “siap meluncur di sini”.
Tapi coba kita analisis logikanya: kenapa Honda masih mikir dua kali buat masukin ADV 125 ke Indonesia? Jawabannya ada di pasar kita sendiri. Harga Honda ADV 160 di Indonesia saat ini ada di kisaran Rp38,9 jutaan untuk OTR, sementara Honda ADV 160 varian termurah (CBS) dijual mulai Rp37,26 juta dengan mesin 157cc dan tenaga 15,8 hp. Nah, selisih harga antara ADV 125 (kalau masuk sini) sama ADV 160 kemungkinan besar bakal tipis banget — mengingat basis komponennya mirip dan cuma beda kapasitas mesin. Beda tipis gini biasanya bikin konsumen Indonesia mikir: “mendingan nambah dikit buat yang 160 sekalian, kan tenaganya lebih gede”. Ini kemungkinan jadi alasan utama kenapa ATPM belum buru-buru masukin ADV 125 ke lineup lokal — segmen 125cc “ADV-look” sebenarnya udah ada yang ngisi lewat Vario 125 dan kompetitornya.
Terus siapa target pasar ADV 125 sebenarnya? Di negara-negara dengan regulasi SIM yang ketat kayak Eropa, motor ini dirancang untuk pengendara yang memiliki SIM kategori A1 — semacam SIM motor entry-level yang membatasi kapasitas mesin. Di Indonesia, regulasi SIM nggak seketat itu, jadi alasan “butuh motor 125cc karena batasan SIM” nggak berlaku. Ini salah satu alasan kuat kenapa motor ini mungkin lebih cocok buat pasar Eropa dan India ketimbang Indonesia yang konsumennya udah terbiasa sama ADV 160.
Kalau teman-teman lagi mikir mau upgrade dari matic biasa ke skutik yang lebih gagah dan serbaguna, mending pantengin dulu review lengkap Honda PCX 160 atau bandingin opsi di segmen motor matic 150-160cc yang udah resmi dijual di Indonesia ketimbang berharap ADV 125 masuk dalam waktu dekat. Toh ADV 160 yang sudah ada sekarang pun sebenarnya sudah menjawab kebutuhan “skutik adventure terjangkau” buat pasar kita.
Buat yang nanya-nanya soal estimasi harga kalau seandainya ADV 125 beneran masuk Indonesia: dengan pola harga ADV 160 yang dibanderol Rp 43.442.000 OTR di wilayah Jakarta untuk varian tertinggi, dan ADV 160 varian dasar mulai Rp37 jutaan, kemungkinan ADV 125 — kalau jadi masuk — bakal dibanderol di kisaran Rp30-33 jutaan OTR Jogja/Jateng biar ada jarak yang masuk akal sama saudara tuanya. Tapi ini murni perkiraan logis dari pola harga yang ada, bukan angka resmi, karena memang belum ada pengumuman apapun dari ATPM.
Jadi kesimpulannya? Honda ADV 125 2026 ini motor yang menarik di atas kertas — irit, fiturnya nggak pelit, desainnya tetap gagah khas ADV. Tapi buat konsumen Indonesia, posisinya jadi agak awkward karena ADV 160 udah terlanjur nancep duluan dengan harga yang nggak jauh beda. Kalau akhirnya resmi masuk, besar kemungkinan targetnya bukan buat gantiin ADV 160, tapi buat jadi entry point baru — semacam “coba dulu rasanya ADV, nanti kalau cocok baru naik kelas”. Worth it ditunggu? Buat yang budget-nya pas-pasan dan cuma butuh motor harian dalam kota, iya. Tapi buat yang udah sanggup nambah dikit, ADV 160 masih jauh lebih masuk akal dibeli sekarang.
Sumber Rujukan
- OtoRider – Honda Luncurkan ADV 125 Skuter Petualang Ekonomis di EICMA 2026
- Kompas Otomotif – Honda ADV Versi 125 Hadir di Ajang EICMA 2026
- Oto.com – Honda ADV125 Meluncur di EICMA 2026
- Otoplus Online – Honda ADV125 Resmi Diperkenalkan di EICMA 2026
- Kayonews – Honda ADV 125 2027 Hadir dengan Mesin 125 CC
- BikeDekho – Honda ADV125 Unveiled At EICMA 2026
- Oto.com – Harga OTR Honda ADV 160 CBS
- Bintang Motor – Harga Honda ADV 160 2026
