Latest
Euro 3 Harus Injeksi ?
[OOT] Pastikan Tampilan Blogmu Kompatible untuk Semua Browser
Why ? karena tidak semua browser bisa menampilkan konten blog dengan sempurna. Maka ada baiknya di pc/laptop terinstal semua jenis browser yang ada, dari Google Chrome, Mozilla Firefox, Internet Explorer, Safari, Opera, Avant Browser, atau yang lainnya. Agak repot memang, tapi untuk menghindari loading failed di pc visitor ada baiknya untuk dicoba. Mengingat masing-masing browser memiliki platform engine yang berbeda-beda. Adalah hal yang akan mengecewakan visitor jika halaman yang dia klik ternyata blank, lola (loading lambat), acak-acakan… hal yang tentunya sangat tidak kita harapkan bukan ?
Termasuk disini untuk mengakomodasikan platform komputer yang dipakai, apakah itu pc dekstop, laptop, sampe telepon genggam. Jangan sampai blog yang susah-susah kita atur tampilannya, susah-susah kita mikir kontennya, tapi hanya enak dinikmati lewat hape saja, sementara jika diakses melalui pc biasa tampilan konten terlihat aneh dan tidak enak dibaca. (pernah kejadian pada salah satu teman di blogosphere. Kira-kira siapa ya ? hehe… tapi sekarang sudah ok)
Cara Setting Air Screw (stelan angin) Karburator ala Londo
langkah 1;
-Posisikan motor di standard tengah,
-Hidupkan mesin, tahan gas diputaran 2000 sampe 3000 rpm.
-kencangkan stelan angin sampe mentok.
-otomatis rpm akan turun.jaga gas agar mesin tetap hidup.
-buka stelan angin secara perlahan sambil dihitung putarannya.
-sambil dengar putaran mesin,berapa putarankah rpm mulai naik meraung?
-ketika meraung itulah putaran air scruw dihentikan.
-berapa putarankah air screwnya? ini juga berfungsi sebagai pendeteksi apakah pilot jet sudah sesuai.
-kalau pilot jet udah sesuai umumnya ,mesin mulai meraung ada di kisaran 1,5 – 2,5 putaran air screw.
-dibawah 1 putaran air screw tapi mesin dan meraung berarti PJ kurang gede.
-mulai meraung diatas 2,5 putaran berarti PJ kegedean.
Langkah 2
-setelah langkah 1 sukses. hidupkan mesin,
-setel stasioner di angka 1rb – 1.500 rpm.
-selongsong gas jangan dipegang.biar stelan stasioner yang ambil peranan.
-putar air screw ke kiri dan dan kekanan.carilah suara stasionernya yang paling enak atau paling tinggi.
-setelah itu penyetelan stelan angin (air screw) sudah beres.
-tugas terakir tinggal stel stasioner sesuai rpm yang dikehendaki.
kesesuaian besaran angka pilot jet dan main jet juga berpengaruh,
artinya kalo pilot jet/main jet kekecilan atau kegedean walaupun
airscrew karbu disetting sampai gendeng tetep aja gak bisa optimal. Lain waktu kita bahas langsung dari sumbernya, insya Alloh.
nb : mastering by om Londo (Master Tuner Londo – Sleman, Jogjakarta Hadiningrat)
Mampukah Yamaha Mengejar Honda Ini
Yups, ini bukan motor tapi pesawat jet, bisnis baru yang digeluti oleh Honda Corp. Berikut adalah spesifikasi teknisnya :
- Top Speed : 777kph,
- Jelajah : 1.180 nautical miles
- Panjang : 13m
- Bentang sayap : 12 m
- Mesin : 2x GE Honda HF120 (@ 2.050lb ft)
- Tempat duduk : 6 tempat duduk
Pesawat jet yang bisa dioperasikan melalui layar touchsreen garmin G3000 berkode N420HA ini dihargai 2.8juta pounds.
Setelah sepeda motor, mobil, boat, mungkin ini bisa menambah koleksi garasi para brader sekalian. Khususnya para fans boy honda sekalian.
Detail Foto Detik-detik Jatuhnya Rossi di Mugello
Rekor Podium Marquez Terhenti di Mugello
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Marc Marquez yang sempat mengalami kecelakaan hebat di sesi kualifikasi, Lagi-lagi mengalami kecelakaan saat balapan. Kecelakaan tersebut terjadi di tikungan Savelli, tikungan yang sama ketika 2 lap sebelumnya dia berhasil meng-overtake pedrosa. Hal ini sekaligus mengakhiri rekornya untuk naik podium sebanyak 5 kali berturut-turut.
Marquez Crash di Mugello, Berikut Kronologinya
Berita heboh datang dari sesi free practice Mugello, jumat kemarin. Ketika Marc Marquez terjatuh dari motornya saat melaju dikecepatan lebih dari 300kph. Berikut gambar-gambar kronologinya…
Baru Kualifikasi, IOMTT 2013 sudah Memakan Korban
Picture of the Day !!!, Kecelakaan Hebat, Cal Start di Posisi Empat…
Meski mengalami dua kecelakaan hebat, Cal Crutchlow (The Monster Yamaha Tech 3), masih mampu meraih start di posisi 4. Masih lebih bagus ketimbang Rossi…. ^_^
- No products in the cart.

























