[DIY] Aki Tekor ? Jangan Panik !

Aki tekor, masih bisa diperbaiki (courtesy: santiyoga.com)

Setelah hampir empat tahun menjadi sumber listrik bagi motor saya, akhirnya batre kering alias aki kering merek Yuasa tipe YTZ4V ini pun mulai sekarat. Sudah tidak ‘tek jleng’ lagi, mesti standar tengah dan diengkol manual untuk menghidupkan mesinnya. Merepotkan.

Memang sih, rentang waktu hampir empat tahun bagi sebuah aki kering boleh dibilang sudah sangat mewah sekali. Dimana rata-rata usia pake aki kering motor matic hanya dikisaran 2-3 tahun. Tapi menggantinya begitu saja dengan yang baru kok kesannya terlalu pasrah dengan nasib ya ?…(ini mah ngeles, aselinya karena gak punya duit aja buat beli baru. Hehe…)

So, let’s do it yourself (DIY). Pertama kali yang perlu dilakukan pastinya berguru ke simbah google yang kesohor sakti mandraguna. Setelah dapat jurus yang diinginkan maka saatnya menyiapkan jampi-jampi plus ubo rampe buat menghidupkan kembali aki kering yang hampir mokat tersebut.

Jampi-jampi yang diperlukan meliputi,

  1. obeng – (minus) kecil aja jangan besar-besar. Akan kita pakai buat membuka cover inlet aki.
  2. obeng + (plus/kembang), untuk membuka baut konektor ke aki.
  3. air accu. Ada perdebatan disini antara air aki (tutup biru) atau accu zuur (tutup merah). Tapi berhubung madzab air aki yang saya anut itu terbukti manjur, maka untuk sementara abaikan para penganut ‘accu zuur’ apapun dalil yang mereka berikan, hehe…
  4. lem metal/besi. Kita pakai untuk mengelem kembali cover aki yang kita buka
  5. BBM premium/pertamax 1 liter saja. Untuk back up waktu pengisian aki (ceritanya kita gak punya charger aki)

Singkat cerita, aki yang sudah dikeluarkan dari body motor kita buka cover/penutup inletnya. Pastikan jangan sampe keliru antara cover inlet dengan cover aki (lihat gambar). Setelah kebuka isikan beberapa cc air aki ke masing-masing lubang. Secukupnya saja, kira-kira 1-2cm dari ujung lubang aki tersebut. Kemudian kembalikan cover inlet. Jangan lupa dilem lho ya, coz cuma cover itu yang buat nutup lubang inlet-nya. Gak seperti aki basah yang ada baut-baut plastiknya.

Be a bad boy ! abaikan tulisan “do not open”

Setelah dirasa aman dan rapat, kembalikan aki ketempatnya semula. Lalu lakukan pengisian (charging) aki dengan jalan menyalakan motor selama kurang lebih 20-30 menit. Agar tidak ‘mubazir’ dan mesin tidak overheating, lakukan pengisian sambil sepeda motor dijalankan. Bisa buat jalan-jalan, nganter istri ke pasar, jadi ojek gadungan… atau apa kek. hehe… Pokoknya mesin dalam kondisi nyala selama 20-30 menit.

Mohon maaf karena untuk gambar dokumentasi tidak ada (gak sempet moto2) jadi nyomot dari google saja. Tapi percayalah, ini pengalaman pribadi saya kok. Nah, semoga bermanfaat dan berhasil.

Last, cmiiw…

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge