Mengenal Kode-kode pada Motor BMW

BMW S 1000 RR, ada arti dibalik kode motor BMW (arpem.com)

Ada 3 kode yang dipergunakan BMW untuk membedakan jenis sepeda motor yang mereka produksi. Kode pertama menunjukkan tipe mesin, kedua menunjukkan volume mesin dan yang terakhir alias yang ketiga adalah menunjukkan kelas sepeda motor (misal; sport, sport-touring, dual-sport, dll).


Tipe Mesin
R -> boxer engine. Ciri khas motor BMW, dua silinder sejajar horisontal
K -> in-line 3, 4 atau 6 silinder berpendingin air
F -> sebelum tahun 2006 – single cylinder vertikal berpendingin air. Setelah tahun 2006 – twin cylinder vetical berpendingin air
G -> mesin single silinder berpendingin air
S -> mesin superbike 4 cylinder in-line vertical

Volume mesin (engine displacement)
– model sekarang : 1600, 1300, 1200, 900, 800, 650, dan 450. Termasuk juga 850, 1100 dan 1150
– untuk motor BMW jadul ditandai dengan penomoran dikali 10, contoh K75 = sekitar 750 cc.

Kode Kelas
C -> Cruiser
CS -> Classic Sport
G/S -> Gelande/Strasse (Off-road/Street)
GT -> Gran Turismo (Grand Touring)
LT -> Luxus Tourer (Luxury Tourer)
R -> Road atau Roadster, biasanya naked
RR -> Superbike/Racing
RS -> Stood for Reisesport
RT -> Reise Tourer (Travel Tourer)
S -> Sport
ST -> Strasse (Street) or Sport Tourer
T -> Touring

BMW R 1200 GS (arpem.com)

Tambahan Kode
A -> ABS
L -> Luxury
P -> Police
C -> Custom
PD -> Paris Dakar
Contoh pengkodean pada sepeda motor BMW : K1200S, R1200RT, F650GS, R1150RSL, K1200LT, K1200LT-C, R1200RT-P, R1200RSA. (dirangkum dari wikipedia.org)

Last, cmiiw

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge